Surabaya – Sebanyak 279 lapak penjual daging di 26 pasar tradisional Surabaya telah memiliki Papan Mitra Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya. Keberadaan Papan Mitra ini menjadi salah satu upaya untuk memudahkan masyarakat menemukan lapak yang menjual daging dari pemotongan resmi RPH Surabaya, sehingga terjamin mutu dan kualitasnya.
Konsumen dapat mengenali melalui Papan Mitra RPH Surabaya yang terpasang di lapak pedagang. Papan ini menjadi penanda bahwa pedagang telah terdaftar sebagai mitra resmi RPH Surabaya. Dengan mengenali penanda tersebut, masyarakat memiliki panduan saat memilih tempat membeli daging, sekaligus dapat lebih yakin terhadap kualitas daging yang dijual.
Koordinator Penelitian dan Pengembangan RPH Surabaya, drh. Bagus Aditya, MSi, menegaskan Perpindahan operasional pemotongan sapi ke Unit Tambak Osowilangun (TOW) tidak mengubah keberadaan Mitra RPH di pasar-pasar tradisional.
Lebih lanjut, drh. Bagus menjelaskan program Papan Mitra RPH ini telah berjalan sejak 2022. Program ini menjadi sarana untuk memetakan persebaran pedagang sekaligus mendukung pengawasan terhadap pasokan daging yang berasal dari RPH Surabaya.
“Untuk menjadi mitra, pedagang harus rutin mengambil daging dari RPH, dibuktikan dengan nota pembelian, memiliki lapak yang telah diverifikasi tim monitoring, serta mengantongi Kartu Tanda Mitra RPH Surabaya,” ujar drh. Bagus.
Monitoring juga dilakukan secara berkala untuk memastikan kepatuhan pedagang terhadap ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran, seperti mencampurkan daging dari RPH dengan daging hasil pemotongan di luar RPH, status mitra dan Papan Mitra dapat dicabut.
Melalui program ini, RPH Surabaya mendukung upaya pemenuhan daging dengan standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Berikut persebaran lapak Mitra RPH Surabaya di pasar tradisional:
1. Pasar Daging Arimbi – 104 lapak
2. Pasar Pecindilan – 4 lapak
3. Pasar Pabean – 11 lapak
4. Pasar Genteng – 5 lapak
5. Pasar Tambahrejo – 14 lapak
6. Pasar Pacar Keling – 12 lapak
7. Pasar Yamuri – 4 lapak
8. Pasar Keputran – 14 lapak
9. Pasar Kembang – 5 lapak
10. Pasar Gubeng Masjid – 2 lapak
11. Pasar Manyar – 1 lapak
12. Pasar Pucanganom – 11 lapak
13. Pasar Wonokromo – 21 lapak
14. Pasar Tembok Dukuh – 6 lapak
15. Pasar Soponyono – 3 lapak
16. Pasar Rungkut – 4 lapak
17. Pasar Sememi – 4 lapak
18. Pasar Balongsari – 5 lapak
19. Pasar Manukan Kulon – 3 lapak
20. Pasar Manukan Loka – 9 lapak
21. Pasar Pakis – 5 lapak
22. Pasar Wonokitri – 2 lapak
23. Pasar Kupang Gunung – 11 lapak
24. Pasar Kupang – 2 lapak
25. Pasar Simo – 5 lapak
26. Pasar Asemrowo – 2 lapak (ant).











