Siapkan Pengurus DPD yang Profesional, Perindo Jatim Buka Sekolah Kader Gelombang 1

Politik4 Dilihat

Surabaya – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Jawa Timur resmi menggelar program penguatan kapasitas organisasi bertajuk Sekolah Kader GARDA (Gerakan Akselerasi Regenerasi dan Dedikasi Anggota) Gelombang 1. Pelatihan edisi perdana ini dikhususkan bagi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dengan berfokus pada tiga pilar utama tata kelola partai modern, administrasi, keuangan, dan optimalisasi media sosial.

Agenda strategis ini dirancang untuk memastikan seluruh pimpinan dan pengurus di tingkat daerah memiliki standar manajerial yang sama, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dalam menyerap aspirasi masyarakat lokal.

Ketua DPW Perindo Jawa Timur yakni Ahmad Zazuli menegaskan bahwa penguatan kapasitas jajaran pengurus DPD di tingkat kabupaten/kota merupakan kunci utama penggerak mesin partai di akar rumput.

“Partai politik yang kuat di mata publik harus ditopang oleh struktur DPD yang rapi dan profesional di daerah. Penguasaan administrasi dan akuntabilitas keuangan di tingkat kabupaten/kota adalah syarat mutlak transparansi organisasi. Sementara itu, kecakapan pengurus DPD dalam memanfaatkan media sosial menjadi sarana vital untuk menyuarakan isu-isu daerah dan menjangkau masyarakat secara efektif di era digital,” tegas Ketua DPW Perindo Jatim.

Dalam sesi administrasi, para pengurus DPD dibekali penataan kearsipan, korespondensi, dan tata kelola dokumen internal agar selaras dari tingkat wilayah hingga ranting. Pada materi keuangan, pelatihan menekankan penyusunan laporan anggaran kegiatan daerah yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembekalan diakhiri dengan pelatihan strategi media sosial untuk melatih pengurus daerah dalam memproduksi konten edukatif, kreatif, serta responsif terhadap isu-isu lokal.

Melalui Sekolah Kader GARDA Gelombang 1 ini, DPW Perindo Jatim optimis seluruh pengurus DPD Kabupaten/Kota siap menjadi motor penggerak organisasi yang tidak hanya solid di lapangan, tetapi juga tertib secara manajerial dan mahir berkomunikasi dengan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *