DPW Partai Perindo Jabar Targetkan Satu Kursi Disetiap Daerah Pemilihan

Politik3 Dilihat

Bandung – Provinsi Jawa Barat ditetapkan sebagai daerah prioritas dengan upaya penguatan kelembagaan partai.

“Pertemuan ini, membahas strategi penguatan partai di Jawa Barat dengan fokus pada peningkatan jumlah kursi legislatif, dan penguatan kelembagaan hingga tingkat ranting,”ujar Sekretaris Jendral DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah, usai Rakorwil Partai Perindo Jabar, di Sekretariat DPW Perindo Jabar Jalan Cipaganti, Sabtu (13/6/2026).

Hadir dalam Rakorwil tersebut Ketua DPW Perindo Jabar, Rifki Ali Mubarok di dampingi sekretaris, bendahara dan para pengurus DPW Perindo Jabar. Para Ketua dan pengurus DPD Perindo kabupaten/kota.

Feri menekan kan pentingnya kreativitas, inovasi, dan komitmen kader dalam menghadapi tantangan politik yang cair di Jawa Barat, serta perlunya komunikasi politik yang efektif, dan sosialisasi ideologi partai kepada masyarakat.

Selain itu, rekrutmen berbasis TPS dan pelibatan tokoh lokal menjadi kunci, dengan target penyelesaian penguatan struktur organisasi sebelum 2026. Selain itu, strategi inklusif seperti keterlibatan perempuan minimal 30% dalam pencalegan juga diangkat sebagai bagian dari upaya memenangkan kontestasi politik mendatang.

“DPD dan DPW harus memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat ranting sebelum tahun 2026. Setiap pengurus DPRT harus berbasis TPS, sesuai jumlah TPS di kelurahan masing-masing. Disamping itu,
DPD dan DPW perlu meningkatkan komunikasi politik dan sosialisasi ideologi partai kepada masyarakat. Dan tak kalah penting, rekrutmen anggota dan tokoh lokal harus dilakukan secara aktif untuk memperkuat basis partai,”harap Feri.

Target Kursi di Jawa Barat.

Lanjut Feri, fokus utama diarahkan pada penguatan di beberapa daerah seperti Subang, Bandung Barat, Pangandaran, dan Bekasi. Menurutnya, bahwa ekologi politik Jawa Barat bersifat cair dan berbeda dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dimana Partai nasionalis masih mendominasi, namun kekuatan islamis juga signifikan di beberapa wilayah.
Strategi diarahkan pada pembacaan tipologi politik dan ekonomi masyarakat Jawa Barat.

“Komitmen dan inovasi kader dianggap lebih penting daripada kekuatan finansial. Target minimal satu kursi di setiap daerah menjadi tolok ukur keberhasilan. Penguatan fungsi komunikasi politik dan penyebaran informasi menjadi prioritas.
Ditekankan pentingnya kreativitas kader di masing-masing daerah sesuai karakter lokal,”ujarnya.

Target Verifikasi Partai Politik dan Pembentukan Struktur DPC.

Sementara Ketua DPW Perindo Jabar, Rifqi Ali Mubarok, menegaskan bahwa DPW harus mempersiapkan agenda verifikasi partai politik dengan fokus utama pada pembentukan struktur DPC di 627 kecamatan di Jawa Barat.

“Target penyelesaian pembentukan struktur DPC ditetapkan pada tahun 2026,”ungkapnya.

Lanjut Rifqi, perubahan syarat verifikasi dari 1 per seribu penduduk menjadi seribu anggota per kota/kabupaten mengharuskan perekrutan sekitar 54 ribu anggota.

“Perekrutan anggota dapat berasal dari anggota baru maupun lama, dan seluruh proses harus dipersiapkan dengan matang,” katanya

Evaluasi Progres Pembentukan DPD dan Strategi Perekrutan

Menurut Rifqi, bahwa hingga saat ini baru 10 DPD yang terbentuk, setara dengan sekitar 20 persen dari total kebutuhan. Sisanya, yaitu 17 DPD, masih dalam proses pembentukan, terutama di kota/kabupaten dengan jumlah kecamatan sedikit.

Contoh wilayah yang sudah selesai antara lain Kota Bogor dengan 6 kecamatan, Banjar dengan 4 kecamatan, dan Kota Tasik dengan 10 kecamatan.

Sukabumi menjadi wilayah dengan jumlah kecamatan terbanyak, yaitu 47 kecamatan, sehingga menjadi tantangan tersendiri.

“Optimis target dapat tercapai dengan strategi pembagian tugas perekrutan di setiap DPD dan DPC,”ujarnya. (Dea)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed