Jalan Berlubang di Surabaya Disorot, Ketua Perindo Surabaya: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bertindak

Surabaya – Banyaknya ruas jalan berlubang di sejumlah titik Kota Surabaya mendapat sorotan dari Ketua DPD Partai Perindo Kota Surabaya, Andre Setiawan. Ia menilai persoalan infrastruktur jalan harus mendapat perhatian lebih serius karena menyangkut langsung keselamatan masyarakat, terutama pengendara sepeda motor.

Andre mengatakan, jalan berlubang bukan sekadar persoalan kenyamanan berkendara. Dalam kondisi tertentu, kerusakan jalan dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali dan berujung pada kecelakaan yang berpotensi fatal.

“Bagi pengendara motor, satu lubang di jalan bukan persoalan kecil. Ketika tidak terlihat atau pengendara tidak sempat menghindar, dampaknya bisa sangat serius. Ini menyangkut keselamatan manusia,” ujar Andre.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dilakukan dengan standar kualitas yang baik. Pengawasan terhadap pekerjaan kontraktor juga harus diperketat agar proyek yang menggunakan anggaran publik tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan infrastruktur yang aman dan berkualitas.

“Jangan sampai kita hanya mengejar proyek selesai, tetapi kemudian tidak lama setelahnya muncul kerusakan. Kualitas pekerjaan dan tanggung jawab kontraktor harus menjadi perhatian serius. Pengawasan juga harus dilakukan secara konsisten,” tegasnya.

Andre menilai persoalan jalan berlubang harus ditangani secara cepat, terutama pada titik-titik yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat tinggi. Menurutnya, pemerintah tidak seharusnya menunggu sampai terjadi kecelakaan terlebih dahulu untuk melakukan perbaikan.

“Jangan menunggu ada korban baru kita bergerak. Kalau risikonya sudah terlihat, harus segera ditangani. Pemerintah punya tanggung jawab untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan fasilitas publik dengan aman,” katanya.

Andre juga mengajak masyarakat Surabaya untuk turut aktif melaporkan apabila menemukan jalan berlubang atau kerusakan infrastruktur yang membahayakan pengguna jalan.

“Kalau masyarakat menemukan jalan berlubang, posting di media sosial. Tag perindo surabaya atau langsung ke hotline mas Wali. Kita semua punya peran untuk menjaga keselamatan sesama pengguna jalan,” ujar Andre.

Menurutnya, partisipasi warga dapat membantu pemerintah memperoleh informasi lebih cepat mengenai titik-titik kerusakan yang membutuhkan penanganan.

Ia juga mengingatkan bahwa dampak kecelakaan lalu lintas tidak berhenti pada korban di jalan, tetapi dapat dirasakan oleh seluruh keluarga yang ditinggalkan.

“Jangan sampai ada keluarga yang kehilangan tulang punggung hanya karena persoalan infrastruktur yang sebenarnya bisa dicegah. Jangan sampai ada orang tua kehilangan anaknya, atau ada suami, istri, dan anak yang kehilangan orang yang mereka kasihi,” tutup Andre.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *